Ribuan Warga Jatim Saksikan Kirab Budaya Dalam Rangka 1 Suro

0

SUARAKEDIRI-Ribuan warga menyaksian ritual upacara 1 Suro di Petilasan Raja Kediri Prabu Sri Aji Joyoboyo, di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Selasa (11/9/2018).

Dalam acara ritual itu diikuti oleh ratusan peserta kirab. Para peserta berjalan mulai di pendopo Kantor Desa Menang menuju ke lokasi petilasan Prabu Sri Aji Joyoboyo dan terakir di sendang tirto kamandanu. Para peserta memakai adat pakaian jawa.

Salah satu diantara peserta membawa pusaka Kyai Bima. Pusaka tumbak Kyai Bima ini adalah salah senjata andalan di masa itu. Dan sebagian peserta juga membawa payung Songsong Buwono. Sesampainya di petilasan Prabu Sri Aji Joyoboyo melakukan ritual bersama juru perawat.

foto: Proses kirab budaya

Upacara ritual satu Suro di Petilasan Prabu Sri Aji Joyoboyo, menurut Pantauan Direktur Suarakediri.com, Alex Kurniawan adalah hubungan manusia dengan alam goib. Peninggalan sejarah ini terus dibudayakan terus menerus hingga saat ini. Meski demikian dalam upacara ritual itu menurut keyakinan masing-masing.

“Upacara ritual tersebut sejak dulu diikuti berbagai agama. Dan hingga sekarang terus dilakukan,” terang Alex yang juga Asli Masyarakat Kediri.

Alex juga pengamat sejarah Kediri, Menjelaskan Prabu Sri Aji Joyoboyo ini terkenal dengan jangkanya yang mengetahui kejadian di masa akan datang. Prabu Sri Aji Joyoboyo ini merupakan Raja Kediri di abad ke 10. Bahkan ramalam Jangka Prabu Sri Aji Joyoboyo sudah banyak terbukti.

“Sang Prabu Sri Aji Joyoboyo ini adalah Raja Kediri yang terkenal dengan ramalan di masa yang akan datang. Dan nama itu Jangka Joyoboyo,” pungkas Alex(An/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here