Semangat Muda Adalah Kekuatan Mengabdi Untuk Negeri

0

SUARAKEDIRI- Direktur Suarakediri.com, Alex Kurniawan, menyampaikan Selamat Hari Kemerdekaan ke-73 yang jatuh Jumat, 17 Agustus 2018.

Terkait hal itu, pria yang biasa disapa Alex ini mengajak semua elemen bangsa untuk mengingat kembali tekad, keyakinan, dan keputusan bangsa Indonesia untuk merdeka sepenuh-penuhnya.

“Hal yang paling fenomenal saat itu adalah keputusan Bangsa Indonesia untuk merdeka sepenuhnya. Bukan menunggu dari pemberian Jepang, dan bukan pula menunggu keputusan Pemerintah Belanda yang menjadi bagian dari Sekutu, pemenang Perang Dunia kedua,” kata Alex kepada wartawan di ruang kerjanya Kantor Kediri, Kamis malam (16/8).

Alex mengingatkan, saat para pemuda telah mengetahui bahwa Pemerintah Jepang menyerah pada Sekutu pada 14 Agustus 1945, mereka segera mendesak Soekarno dan M Hatta untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Itu adalah langkah yang penuh risiko karena Pemerintah Jepang diminta Sekutu untuk menyerahkan wilayah Indonesia sepenuhnya kepada Pemerintah Belanda, yang menjajah Indonesia sebelum diduduki Jepang.

Pandangan Bangsa Indonesia saat itu demikian jauh ke depan dan penuh keyakinan diri bahwa Indonesia bisa memimpin negara sendiri.

Tidak ada keraguan sedikit meski sumber daya manusia sangat minim. Jumlah sarjana bisa dihitung dengan mudah, itu pun hanya strata satu. Jarang sekali yang strata dua atau master, apalagi strata tiga atau doktor.

“Tetapi kekurangan sumber daya yang terdidik tak membuat bangsa kita ragu untuk merdeka. Melalui desakan pemuda yang teramat kuat dan penuh keyakinan, 17 Agustus 1945 pagi, Bung Karno dan Bung Hatta, atas nama Bangsa Indonesia, memproklamirkan kemerdekaan Indonesia,” ujar Alex.

Berkaca pada tekad, keyakinan, dan ketetapan bangsa Indonesia untuk merdeka sepenuh-penuhnya pada tahun 1945, Alex mengajak bangsa Indonesia saat ini untuk berjuang semaksimal mungkin mewujudkan Indonesia Emas 2045. Di se-abad kemerdekaannya, Indonesia harus menjadi negara maju dan makmur.

“Tentu butuh perjuangan keras dari seluruh elemen bangsa untuk mewujudkannya, tetapi jika kita bersatu-padu sebagai sesama anak bangsa maka harapan itu bukanlah sekadar impian,” Alex menegaskan.

Bangsa Indonesia, kata Alex, harus menyadari penuh jati diri sebagai bangsa majemuk yang penuh cinta kepada negaranya. Di tahun 1945-1949, kesadaran bhinneka tunggal ika membuat bangsa Indonesia bersatu padu mengusir Belanda (dibantu Sekutu) yang mencoba untuk kembali menjajah. Semua anak bangsa tak bertanya tentang suku dan asal saudaranya. Semua hanya paham satu hal: kemerdekaan penuh adalah hak bangsa Indonesia.

Kini semangat yang sama juga harus terus digaungkan. Kita adalah bangsa besar yang siap mencapai masa keemasan di 2045. Ini bukan harapan muluk. Dengan kerja keras dan persatuan nasional yang utuh maka Indonesia Emas 2045 akan terwujud.

“Diprediksi pada tahun 2020, jumlah sarjana Indonesia mencapai kelima terbesar di dunia. Artinya, dengan jumlah sumber daya manusia yang luar biasa dan kekayaan sumber daya alamnya, tidak ada alasan bangsa Indonesia tidak mencapai masa keemasannya di tahun 2045. Tentu dengan syarat kita harus bersatu padu dan mencintai negara ini sepenuh-penuhnya,” Alex Kurniawan menutup. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here